Restoran di Tengah Danau
| The Lake House |
Mungkin sebagian orang bertanya, bagaimana bisa restoran di tengah danau? sekiranya seperti itu. Pada kenyataannya restoran yang berlokasi di Pesona Alam Sedayu, Jl. Taman Safari No.101, Puncak tersebut, hanya memiliki nama The Lake House sebagai makna bahwa restoran tersebut di kelilingi oleh danau.
Hal pertama yang anda lihat pada saat jalan menuju resto tersebut adalah, terlihat megah dari sisi bagian atas terlihat dari luar resto. Indah jika di pandang dari kejauhan resto tersebut menurut saya, serta dengan nuansa pohon pinus pada sekelilingnya. Nuansa yang dihadirkan menjadikan tempat tersebut sangat layak untuk memanjakan mata, karena kental dengan pencampuran alam.
Untuk segi kenyamanan serta tempat duduk
yang dihadirkan, The Lake House dapat di rasakan resto dengan
tempat ternyaman di sekitar daerah tesebut. Tidak hanya tempat duduk saja,
perpaduan lampu, segi arsitektur, fasilitas seperti toilet, dan tata letaknya
sudah cukup baik menurut saya
| Tempat duduk yang disuguhkan oleh The Lake House |
Tempat yang tersedia pada resto tersebut tidak sekadar di luar saja, namun tersedia kursi di tengah danau dan di buat rata dengan permukaan air. Mungkin dengan konsep nuansa tersebut menjadikannya resto tersebut tidak sama dengan lainnya. Pada tengah tempat yang disediakan tersebut, terdapat kursi bersantai juga yang sesuai dengan kenikmatan suasana yang tersedia.
Dengan menyuguhkan tempat di luar dan terlihat menyatukan dengan alam, menjadikan impresi baik terhadap pendatang. Menjadikan kelebihan untuk resto tersebut, di tambah angin segar yang berhembus dari pegunungan.
| Bagian dalam restoran The Lake House |
Hal sudah saya bahas adalah kelebihan dan kebaikan dari resto tersebut, maka setelahnya saya akan membahas tentang kekurangan resto tersebut. Yang saya rasakan kekurangan pada resto ini adalah, antreannya yang cukup panjang, saya mengantre sekitar 30 menit untuk menunggu satu meja.
Dengan lamanya antrean menjadikan tempat ini tidak fleksibel untuk dikatakan sebuah restoran, karena tujuan datang ke resto wisata pada dasarnya untuk menghilangkan penat serta bersantai dengan teman dan keluarga. Untuk masuk dalam kriteria, resto tersebut belum memenuhinya.
Kurang sesuai saja menurut saya untuk calon pelanggan untuk mengantre, dan tempat tunggu yang disediakan letaknya jauh dari resto. Perlu melewati jalan menurun yang banyak air tergenang untuk pejalan kaki, bagi pengguna mobil dapat memindahkan parkir di depan resto.
| Beberapa menu yang disediakan oleh resto tersebut |
Opini saya, pelanggan perlu dimanjakan karena mereka ingin menikmati resto, dengan membeli produk yang tersedia. Tidak ada istilah tamu adalah raja dalam resto tersebut, karena telah menunggu lama pelanggan juga disuguhkan harga yang kurang merakyat.
Harga dengan pelayanan yang disediakan kurang cocok saja menurut saya. Dengan harga yang ternilai cukup mahal, waktu yang diberikan di restoran juga tergolong sangat singkat. Satu jam saja waktu yang disediakan oleh restoran tersebut. Karena rata-rata pendatang ingin berwisata, kurang cocok untuk bersantai.
| Pizza khas resto tersebut dengan cappucino |
Namun, dengan banyaknya kekurangan menurut saya, masyarakat akan tetap berdatangan karena rasa penasaran yang besar. Untuk keseluruhan tempat ini sesuai untuk destinasi wisata sampingan, namun tidak sesuai dijadikan destinasi utama



Tempatnnya keren, bisa jadi list tempat wisata nih
BalasHapusTempatnya keren, bisa jadi tempat buat hangout kayaknya, tapi saya gak temen buat hangoutnya heheh
BalasHapuswah jadi wishlist liburan setelah pandemi usai . Terima Kasih infonys
BalasHapusTempatnya baguuuussss, mau ke sana ah klo koronce udh selesai. Tengkyuu
BalasHapus