Karantina Bukan Alasan untuk Bermalasan!
Indonesia dibuat heboh oleh warga negara sipil yang terdampak virus Covid 19 atau corona. Pemerintah segera menerapkan beberapa peraturan untuk mengurangi penyebaran virus corona. Salah satunya adalah karantina diri di rumah. Dalam peraturan ini jangan dijadikan alasan untuk bermalasan, namun jadikan libur karantina bermanfaat.
Untuk menemukan
aktivitas bermanfaat, menurutku dengan selalu berpikir mengenai hal baru dan mencari inspirasi yang searah dengan
kegemaran kita. Itu akan membuat
diri selalu termotivasi untuk mengeluarkan kreativitas. Dengan pola pikir
tersebut kita akan selalu memiliki hasrat untuk melakukan kegiatan tiap waktu
dan akan memunculkan inspirasi baru.
Sebagai contoh mendengarkan
lagu yang belum pernah didengar sebelumnya, kemudian di media sosial terdengar
sepenggal nada berasal dari lagu Married
Life. Dari lagu tersebut aku membuat serangkaian video untuk mendukung
program pemerintah, yaitu dengan tagar #DiRumahAja. Hal tersebut adalah perpaduan
antara kegemaranku mendengarkan musik dan membuat video, maka muncul suatu seni
karena melakukan dua kegiatan favoritku.
Selain memenuhi hasrat
kegemaran, selama karantina di rumah juga aku melakukan olahraga. Agar olahraga
tidak membosankan aku membuat target, dengan target tersebut dapat memotivasi
diri untuk lebih giat melakukan aktivitas. Dengan tambahan atribut seperti
musik untuk mengiringi olahraga, menurutku berpengaruh dan perlu dicoba.
“Ayo bantu ibu untuk
membuat kue,” ucap ibuku dengan semangatnya mempersiapkan olahan untuk membuat
kue kering. Membuat kue bukanlah
kemampuanku apalagi kegemaran, namun demi menutupi waktu luang maka ikuti saja
dan nikmati. Tujuannya juga baik membantu orang tua, serta aku berpikir kalau
kue ini aku juga yang makan.
Seluruh aktivitas sudah
dilakukan dan orang rumah pun tidak melakukan kegiatan, dalam artian sudah
bingung ingin melakukan apa. Aku mencari benda yang dapat dikerjakan seperti
mencuci sepatu dan perlengkapan kuliah, membersihkan seluruh peralatan yang
terdapat di rumah. Pada saat aku melakukan hal tersebut pasti saja ada barang yang
belum selesai pengerjaannya, yang artinya dapat di cicil esok hari.
Selain mengerjakan
benda berbentuk fisik, bisa juga melakukan pekerjaan yang tidak terlihat
seperti berjualan via daring. Aku menjual keahlian ku yang memiliki nilai jual
tersendiri, yaitu mengedit video dan semua transaksi dilakukan via daring. Selain menjual jasa, aku juga menjual telepon
genggam dengan media daring, walaupun selama pandemi ini sedikit jumlah pembeli
namun apa salahnya untuk mencoba.



banyak juga kegiatan yg bermanfaat dirumah, selain juga menjauhkan kita dari wabah covid 19 ini
BalasHapusBener wkwk, di rumah aja bukan berarti gak bisa produktif
BalasHapusBetul sekali. Walau di rumah aja lagi masa pandemi begini tetep harus produktif. Semangat terus!
BalasHapusHarus tetep produktif nih setujaaa
BalasHapus